Wednesday, 23 November 2011

Dari Mata Ibu

Dari mata ibu
kasihnya laksana bulan
menerangikan kala kegelapan
membina lorong-lorong kecemasan

Dari mata ibu
kasihnya laksana awan
mamayungiku kala terik
menghembuskan angin salju
  
Dari mata ibu
kasihnya laksana mentari
mengerahkan kala tak maya 
sumber tenaga untuk berjaya 

Dari mata ibu
tusukkan duri bisa padanya 
perit itu peritnya 
tatkala duri manja mengguris anaknya 
manja itu racun baginya

Dari mata ibu
sayangnya tinggi menggunung
risaunya setajam pisau
yang menyirat-nyirat di benak
doanya dulu,kini dan kelak
untukmu wahai anak 

Dari mata ibu

tidak terbalas jasamu 
syurga Dia melambaimu

No comments:

Post a Comment